Jalan-Jalan

Hujan Bukan Lagi Masalah

Posted on January 12, 2010. Filed under: Jalan-Jalan | Tags: , |

Hujan Bukan Lagi Masalah
Bagja Pratama – detikOto
Gambar
dok detikcom
Jakarta – Hujan terkadang membuat kita kewalahan ketika sedang berkendara, meski
menggunakan mobil sekalipun. Sehingga, butuh beberapa perlakuan khusus pada kendaraan. Apa saja sih?

Seperti dikutip dari Garda Oto, berikut beberapa hal yang harus diperhatikan sebagai persiapan:

1. Pastikan kondisi wiper.

Seiring umur pemakaian, karet wiper bisa menjadi kaku dan bergelombang. Hal ini menyebabkan sapuan wiper di kaca menjadi tidak sempurna dan justru mengganggu pandangan.

Cek kondisi wiper dengan membasahi kaca depan dan menyapunya. Bila sapuan tidak sempurna, segera ganti dengan karet baru sesuai spesifikasi mobil, dan jangan lupa mengecek air pembasuh wiper.

2. Perhatikan kondisi ban

Saat hujan, alur ban akan bekerja membuang air ke samping supaya tidak terjadi gejala mobil mengambang di atas air alias aquaplanning. Makanya, pastikan kembang dan alur ban masih dalam kondisi baik, minimal memiliki ketebalan 50% dari baru.

3. Periksa kebocoran

Khususnya pemilik mobil berusia di atas 10 tahun, sesekali cobalah cuci mobil Anda di mesin pencuci otomatis. Dengan begitu Anda bisa melihat apakah terjadi kebocoran di celah kaca maupun bodi mobil.

Sedangkan ketika berkendaran, tetap butuh perlakuan khusus juga. Seperti ini nih:

1. Tambah jarak aman

Kalau normalnya saat kering kita harus menjaga jarak 2 detik ke mobil depan, pada saat hujan tingkatkan menjadi 3 detik, karena saat basah jarak pengereman menjadi jauh lebih panjang walau mobil telah dilengkapi ABS sekalipun.

2. Nyalakan lampu, bukan Hazard

Menyalakan hazard ketika hujan adalah kesalahan besar. Hazard mengakibatkan kepekaan pengendara di belakang terhadap lampu rem di mobil kita menjadi berkurang. Risiko tertabrak dari belakang pun semakin besar.

Bila hujan sangat lebat, nyalakan lampu kabut atau lampu besar normal. Ini saja sudah cukup.

3. Hindari jalur kanan di tol

Karena kontur jalan tol sedikit cembung, maka berkendara di jalur kanan membuat Anda rentan menabrak genangan air. Ini bisa membuat mobil hilang kendali. Selain itu, ketika di jalur kanan, Anda dengan mudahnya terkena cipratan air dari jalur seberang, dan ini akan sangat mengganggu daya pandang.

( bgj / ddn )

Sumbernya

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

Tips Perjalanan Darat Jarak Jauh (MUDIK) dengan menggunakan Mobil sendiri.

Posted on January 6, 2010. Filed under: Jalan-Jalan | Tags: , , , |

Tips Perjalanan Darat Jarak Jauh (MUDIK) dengan menggunakan Mobil sendiri.

1.Bagi yang Suka mabuk Darat:
Bagi anda yang sering mabuk darat akan sangatlah tersiksa ketika melakukan perjalanan darat jarak jauh, Perjalanan yang seharusnya dilalui dengan gembira dan sukacita seringkali menjadi suatu bencana jika kita tidak pandai-pandai mensiasatinya.
Berikut ini adalah tips-tips bagi anda yang sering mabuk darat, supaya perjalanan darat jarak jauh anda menjadi lebih baik dan baik lagi.
1.Disarankan sering melihat-lihat keadaan jalanan, pemandangan alam.
2.Membawa makanan & minuman yang cukup.
3.Sering-sering menghirup udara segar.
4.Hindari konsumsi makanan yang berminyak/berlemak.
5.Hindari bau-bauan yang akan merangsang mual-mual/muntah-muntah.
6.Apabila sudah merasa ingin muntah sebaiknya jangan ditahan-tahan, muntahkan saat itu juga.
7.Perbanyak konsumsi buah-buahan.
8.Sediakan kantung plastik sebagai penampung, jika sudah selesai sebaiknya muntahan ini segera dibuang diluar kendaraan.
9.Makan obat anti mabuk.
10.Biasakan melakukan perjalanan darat.Semakin sering melakukan perjalanan darat, maka akan semakin kebal terhadap mabuk darat.

2.Bagi yang perjalanan dengan membawa Balita
Mudik / pulang kampung adalah saat-saat yang paling ditunggu oleh keluarga besar,Kita harus mempunyai tenaga ekstra jika dalam perjalanan mudik membawa anak kecil usia BALITA,karena perjalanan akan tentu menjadi berbeda dibandingkan dengan orang dewasa.Perjalanan yang seharusnya dapat ditempuh dalam beberapa jam mungkin akan menjadi molor menjadi berhari-hari karena keberadaan sikecil,bagaimanapun juga kita harus mempersiapkan berbagai hal untuk menghadapi perjalanan darat yang akan sangat melelahkan tidak saja bagi kita sebagai orang tua, namun juga bagi anak-anak kita yang masih kecil-kecil.
Persiapan yang matang akan sangat membantu kita dalam kesuksesan perjalanan darat, tentu kita tidak ingin ketika dalam perjalanan anak-anak kita rewel karena satu dan lain hal yang sebetulnya bisa kita antisipasi dengan persiapan yang matang.
Dibawah ini ada beberapa tips yang bisa menjadi acuan bagi anda yang ingin mengadakan perjalanan jarak jauh bersama keluarga dan anak-anak.

1.Bawa barang/mainan/lagu/kaset/film/buku kesukaan sikecil, supaya tidak cepat bosan selama perjalanan.
2.Sering-seringlah beristirahat.
3.Ajaklah sikecil berkomunikasi,menyanyi lagu kesenangannya,bercerita.
4.Siapkan tempat yang nyaman untuk sikecil untuk istirahat/tidur, sediakan bantal dan guling kesukaannya yang memungkinkan si kecil untuk cepat tertidur.
5.Untuk anak-anak yang masih konsumsi susu,taruh barang-barang yang sering digunakan ditempat yang mudah dijangkau sewaktu-waktu,jangan sampai barang-barang yang sering digunakan ditaruh ditempat yang sangat sulit dijangkau,ditumpukan paling bawah,diatap mobil.
6.Pakailah baju yang ringkas dan tidak ribet, pilih bahan yang mudah menyerap keringat,namun jika dalam keadaan cuaca dingin, harap sediakan pula jaket/selimut buat anak-anak.
7.Pakaian sandal yang mudah dilepas, jika berada didalam mobil sebaiknya lepaskanlah sandal anak.
8.Siapkan makanan kesukaannya(snack,makanan kecil,kudapan dll), mengantisipasi jika dalam perjalanan sudah waktunya untuk jam makan namun anda belum menemukan tempat yang nyaman,bersih dan enak untuk makan.paling tidak untuk mengganjal perut si kecil.
9.Siapkan air secukupnya, sebaiknya sediakan pula air panas dalam termos apabila si kecil masih mengkonsumsi susu, sehingga ketika si kecil ingin minum susu mudah untuk membuatnya, namun apabila si kecil sudah mengkonsumsi susu botol, sediakan saja susu yang sudah dalam paket botol kecil (indom*lk,ultram*lk dll), sehingga tidak perlu repot-repot membuat susu.
10.Sediakan alat-alat pembersih : Tisue basah,plastik untuk tempat sampah,cairan pembersih telapak tangan.
11.Konsultasikan dengan Dokter anak langganan, hal apa sajakah yang perlu dipersiapkan(obat-obatan,vitamin dll)
12.Ketika istirahat (buang air kecil, isi bensin dll) jangan tinggalkan si kecil sendirian didalam mobil, paling tidak harus ditemani bersama dengan 1 orang dewasa.
13.Persiapkan peralatan mandi untuk anak-anak beserta dengan baju gantinya.

Persiapan Orang Tua :

1.Persiapkan Fisik dan psikologi Kita sebagai orang tua untuk perjalanan jarak jauh.
2.Istirahat/tidur secukupnya.
3.Makan secukupnya
4.Konsumsi vitamin beberapa hari sebelum keberangkatan.
5.Peta perjalanan, jika perjalanan ini adalah perjalanan untuk pertama kalinya sebaiknya membawa peta untuk mengetahui / mengukur sisa jarak perjalanan ke tempat tujuan.
6.Hindari jalan alternatif jika anda tidak yakin/kurang informasi/kondisi tidak memenuhi (kondisi bensin tipis,uang tunai tidak cukup,kondisi mobil tidak baik dll),terlebih jika anda tidak membawa peta.
7.Pilih jalur yang aman,nyaman dan jalur yang sudah dikenal.
8.Bawa uang Tunai secukupnya/seperlunya karena tidak semua tempat yang kita lalui kita akan menjumpai ATM, dan kemungkinan adalah ketika kita berjumpa dengan ATM kemungkinan ATM tersebut tidak dapat berfungsi/dalam perbaikan/mengantri dll.
9.Bawa uang receh secukupnya/seperlunya karena mungkin ditengah jalan akan bertemu dengan pengemis,pengamen,pak ogah dll.
10.Bawa pulsa handphone cadangan.
11.Perhatikan sisa baterai handphone, minimal anda mempunyai 1 handphone yang tetap standby, lebih baik ketika akan berangkat semua baterai handphone berada dalam posisi full charges, mengantisipasi “sedotan” sinyal pada saat blank spot.
12.Persiapkan nomor kontak untuk keadaan darurat (bengkel,rumah makan,kantor polisi dll)
13.Jangan menyopir dengan seenaknya sendiri, pengguna jalan adalah teman2 kita jadi.Berhati-hati dalam menyopir.
14.Tinggalkan nomor telpun darurat kepada RT/RW tempat anda, dan jika perlu titipkan kunci serep rumah kepada RT/RW (jika rumah yang anda tinggalkan benar-benar kosong tanpa ada yang menempati).
15.Nyalakan lampu depan rumah.
16.Pastikan semua lampu dalam keadaan mati, arus listrik/stop kontak dalam keadaan terlepas.
17.Lepas selang kompor gas.
18.Buatlah daftar barang bawaan dimulai dari yang paling penting,penting , kurang penting dan tidak penting.bawalah barang yang benar-benar anda perlukan, sehingga tidak memakan ruang dibagasi.

Persiapan Mobil :
1.Tune up mobil minimal 1 minggu sebelum berangkat.
Hal – hal yang perlu diperhatikan pada saat tune – up :
Cek Oli : mesin,gardan,persneling,oli rem.
Kaki-Kaki : kampas rem,kondisi ban.
Cadangan Air : air radiator,air wiper
Lain-Lain : kampas kopling,tali kipas,timing belt

2.Cek kelistrikan mobil (lampu depan, lampu sign,lampu rem, lampu mundur,lampu kabin dll)
3.Cek kondisi aki mobil.
4.Cek kondisi ban serep.
5.Cek kelengkapan mobil : dongkrak,kunci roda,senter,payung,sarung tangan,air cadangan untuk radiator dll.
6.Taruh peralatan yang kemungkinan dipergunakan pada kondisi darurat ditempat yang mudah dijangkau (dongkrak,kunci roda,senter,payung,sarung tangan, air cadangan radiator dll)
7.Cek keseimbangan mobil, jika diperlukan ban harus di Balance dan Spooring.
8.Cek kondisi AC.
9.Cek Karet wiper, jika kinerja wiper sudah tidak bagus perlu diganti dengan yang baru.

Tips Perjalanan Malam Hari:
1.Bagi anda yang tidak tahan terhadap kantuk sebaiknya hindari perjalanan malam hari.
2.Sediakan KOPI,Teh hangat,permen,cemilan dll, Kopi adalah minuman yang baik untuk menjadi teman perjalanan anda, kopi akan membuat saraf-saraf mata menjadi terjaga.
3.Sebaiknya anda mempunyai “NAVIGATOR” yang mendampingi anda disisi sebelah kiri untuk “mengintip” keadaan disebelah depan sisi kiri, karena sisi kiri depan dari pengemudi adalah sebuah area “blank spot“.Navigator ini tidak perlu “melek” selama perjalanan bersama anda, tetapi akan sangat dibutuhkan ketika diperlukan menyalip dari sisi kiri.
4.Saat perjalanan malam hari, anda akan bertemu dengan kendaraan-kendaraan besar dalam dan luar kota.
5.TRUK : truk = “keong” anda akan selalu bertemu dengan truk pada saat perjalanan malam hari, truk ini biasanya jalan dengan membawa beban, oleh karenanya truk tidak bisa berjalan gesit, biasanya mereka akan berjalan disisi kanan, sebaiknya berhati-hati ketika akan menyalip dari sisi kiri, gunakan Navigator anda untuk mengintip sisi kiri depan ketika hendak menyalip.
6.BUS : bus yang dijumpai adalah bus malam antar kota, sebaiknya berhati-hati pula jika bertemu dengan bus-bus antar kota ini.

Kondisi di Jalan Raya
1.Beri isyarat
Ketika di depan ada segelintir atau segerombolan motor, segera beri isyarat dengan membunyikan klakson. Cukup satu atau dua kali. Karena, siapa tahu stamina pengendara roda dua mjulai berkurang, terkadang melakukan manuver tiba-tiba tanpa memberi tanda (lampu sein). Atau mendadak lajunya tidak normal (sempurna) akibat ngantuk.
2.Jaga jarak
Jangan menempel rapat. Jaga jarak sekitar dua sampai tiga meter, sehingga memiliki kesempatan untuk berhenti bila ada salah satu motor terjatuh.
3.Menyalip
Di depan terdapat empat sampai lima motor. Pastikan di depan mereka kosong dan jangan kurangi kecepataan saat mendahului. Sebelumnya, kasih isyarat bunyi klakson dibarengi memainkan lampu dim. Ketika menyalip, pastikan kerenggangan mobil Anda dengan motor minimal satu meter setengah, untuk menghindari kecelakaan bila motor terjatuh.
4.Motor dari depan
Saat menyalip mobil, pastikan bebas oleh motor dari arah berlawanan. Kalau pun ada, jangan bikin kaget lantaran ruang geraknnya tersita oleh manuver kita, sehingga ia sampai harus ke luar bahu jalan.
5.Muncul mendadak
Akan sering Anda alami, motor mendadak muncul (mendahului) dari sisi kiri atau kanan dengan kecepatan tinggi, langsung memotong jalur. Makanya, sekalipun menghadapi jalanan lurus, sesekali lirik spion kiri dan kanan untuk memantau kondisi di belakang kita.
6.Berhenti mendadak atau belok seenaknya
Adegan seperti ini sering ditemui dalam keseharian. Sekali lagi, jangan menempel rapat, juga sesama mobil di depan yang bisa melakukan pengereman mendadak karena mendadak ada motor berhenti seenaknya tanpa memberi isyarat
7.Pasar Tumpah
Hati-hati dengan banyaknya pasar tumpah yang ada disepenjang jalan, pasar tumpah sering membuat kemacetan, anda harus tetap berkonsentrasi terhadap jalan,penyeberang dan juga pengguna jalan yang lainnya.
8.Masjid
Jika anda melakukan perjalanan pada hari jum’at dan tidak pada malam hari, maka kemungkinan besar anda akan menjumpai masjid dengan orang yang sedang Sholat Jum’at,tetap berhati-hati dan jugak berkonsentrasi.

Selain semua hal yang telah disebutkan diatas sebaiknya jangan lupa bagi kita untuk Berdoa untuk perjalanan anda, baik itu untuk rumah yang anda tinggalkan, untuk sepanjang perjalanan supaya semuanya berjalan dengan lancar dan juga ketika sampai ditempat tujuan Anda bisa membagikan berkat dan sukacita anda kepada keluarga besar anda.
Demikian beberapa tips dari saya untuk anda yang ingin melakukan perjalanan jauh / mudik bersama dengan keluarga menggunakan kendaraan pribadi.

Akhir kata selamat berlibur / mudik

God Bless You All
Bangun Ariyanto

Read Full Post | Make a Comment ( 5 so far )

Seputar Perjalanan Darat Jakarta-Bali

Posted on January 6, 2010. Filed under: Jalan-Jalan | Tags: , , , , , , , |

Perjalanan Darat Jakarta-Bali

Pada masa liburan Natal & Tahun Baru 2010, saya bersama istri,anak(5,5 tahun) dan saudara mengadakan perjalanan wisata ke Bali dengan menggunakan mobil yang melalui jalur perjalanan darat.Adapun rute yang kami ambil adalah melalui 3 tahap.

Tahap 1:
Jakarta-Ungaran
Perjalanan ditempuh melalui jalur Pantura (Pantai Utara) yang kurang lebih mencapai jarak tempuh ±450 km & dengan jarak waktu ±10 jam perjalanan.Kami singgah dikota Ungaran yang sebetulnya kota ini adalah kampung halaman saya.Karena sudah terbiasa dengan jalur ini (setiap tahun ketika kami pulang ke Ungaran dengan menggunakan jalur ini), sehingga kami tidak banyak mengalami hambatan diperjalanan.Selama perjalanan kami hanya singgah untuk istirahat sambil makan malam di Restoran Pringsewu yang terletak di Cirebon.Sengaja perjalanan kami ambil pada malam hari karena menghindari beberapa hal diantaranya :
cuaca yang panas
kemacetan ( pasar tumpah,terminal,anak sekolah,berangkat&pulang pekerja dll)
dan tentu saja untuk kondisi mobil, perjalanan malam hari akan jauh lebih baik untuk menjaga suhu mesin tetap terjaga dalam batas bawah.

Jalur pantura ini akan melewati kota-kota : Jakarta->Cikampek(TOL)->KandangHaur,Losarang,jika anda ingin melalui pintu tol Cirebon-Kanci maka hindari jalur Indramayu->Balongan,karena jika anda melewati jalur ini, maka anda akan melewatkan jalur TOL Palimanan-Kanci.Jalur yang saya anjurkan adalah ->Losarang->Ajibarang->Arjawinangun maka anda akan melalui TOL Palimanan-Kanci.Setelah keluar pintu tol jalur selanjutnya adalah: Brebes->Tegal->Pekalongan->Batang dikota ini perjalanan akan melalui hutan yang dikenal dengan Alas Roban ->Weleri->Kendal->TOL->dan sampai dikota Ungaran.

Tahap 2:
Ungaran-Ketapang
Perjalanan darat ke Bali ini adalah perjalanan pertama saya, oleh karena itu saya berusaha mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya jalur manakah yang harus saya lalui.Dari beberapa informasi melalui orang-orang yang pernah melakukan perjalanan ke Bali saya dianjurkan melewati jalur tengah yang akan melewati :
Ungaran->Salatiga->Solo->Sragen->Ngawi->Caruban->Nganjuk-> Kertosono->Jombang->Mojokerto->Krian-> disini jalur yang saya ambil sedikit salah,perjalanan melalui jalur Mojokerto->Krian akan mengambil jalur sedikit jauh daripada jalur Mojokerto->Mojosari.Akan tetapi jalur yang saya ambil akan memungkinkan melewati bencana yang 3 tahun belakangan terjadi yaitu “LUSI->Lumpur Sidoarjo”.Perjalanan kemudian dilanjutkan melewati Bangil->Pasuruan,sampai dikota ini (Pasuruan) pada pagi hari maka rombongan saya beristirahat dan melakukan aktifitas pada pagi hari “MCK”,untuk melakukan aktifitas ini saya sarankan anda mencari lokasi yang benar2 bersih boleh dipilih di Restoran atau POM bensin.Perjalanan kemudian dilanjutkan melalui kota Probolinggo->Situbondo,dikedua kota ini perjalanan sedikit mengalami hambatan karena ketika sampai dikota ini hari sudah pagi dimana aktifitas orang sudah dimulai, baik itu pasar, dan terutama aktifitas orang berangkat bekerja dan anak-anak berangkat sekolah.Selepas dari 2 kota ini perjalanan relatif lancar menuju kota Ketapang.Total waktu yang diperlukan perjalanan dari Ungaran-Ketapang kira-kira 16 jam perjalanan.

Tahap 3:
Ketapang/Gilimanuk-Bali
Proses memasuki kapal Ferry terbilang cukup mulus tidak melalui banyak hambatan, dikarenakan tidak banyak antrian mobil.Proses penyeberangan memakan waktu kira2 1 jam,proses yang paling lama adalah ketika kapal ferry merapat ke dermaga pelabuhan Gilimanuk,harus menunggu kapal ferry yang sedang berlabuh di pelabuhan berangkat.Selama perjalanan dilaut penumpang akan disuguhi beberapa atraksi, diantaranya :

“Penyelam Koin” : Mereka akan memperebutkan antar penyelam untuk mendapatkan koin-koin yang dilemparkan oleh penumpang ke lautan
ABK: disamping melakukan tugasnya untuk menyeberangkan penumpang, mereka akan menawarkan berbagai macam barang-barang dengan logat dan gayanya yang khas Jawa Timuran yaitu “Ludruk”

memasuki wilayak Bali (Gilimanuk) setiap kendaraan yang lewat harus diperiksa surat-surat antara lain : STNK,SIM dan KTP jadi saya anjurkan bagi siapapun yang ingin berwisata ke Bali menggunakan jalur darat, maka persiapkan segala surat-surat yang diperlukan(jangan sampai sudah capek-capek perjalanan hanya karena tidak mempunyai surat yang lengkap, anda dipulangkan kembali)
Karena kekurang tahuan saya akan wilayah Bali, maka saya berharap perjalanan segera berakhir ketika saya keluar dari kapal ferry, ternyata harapan saya salah besar,saya masih harus berjuang kurang lebih 3 jam untuk sampai ke Bali,Jika jalur selatan yang akan ditempuh (Gilimanuk->Negara->Tabanan) maka objek wisata yang akan ditemui adalah Tanah LOT,dari sini perjalanan ke kota Denpasar diperlukan kurang lebih 1 jam perjalanan.

Peta Bali:

Total Jarak Tempuh Jakarta-Bali(Denpasar) :
Jakarta-Ungaran : ± 450 km
Ungaran-Ketapang : ± 500 km
Ketapang-Bali : ± 150 km
Total ± 1.100 km

Total Jarak Waktu Jakarta-Bali :
Jakarta-Ungaran : ± 10 Jam
Ungaran-Ketapang : ± 16 Jam
Ketapang-Bali : ± 4 Jam
Total : ± 30 Jam

Demikian informasi Perjalanan Darat Jakarta-Bali yang saya tempuh,semoga informasi ini berguna bagi kita semuanya.

God Bless You
Bangun Ariyanto

Read Full Post | Make a Comment ( 77 so far )

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...